ANALISIS PEMBELAJARAN PKn DALAM MEMBENTUK PERILAKU FILANTROPI SISWA

  • stefanus japa ngara IKIP Saraswati Tabanan
Keywords: Kata Kunci : Filantrofi, Guru, Murid

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Bagaimanakah upaya guru PKn dalam membentuk perilaku tolong
menolong dan perilaku tanpa pamrih siswa kelas VIII H di SMP Negeri 2 Tabanan. Maka dapat peneliti
katakan bahwa keadaan filantopi (kedermawanan sosial) siswa kelas VIII H SMP Negeri 2 Tabanan? Jenis
penelitian ini adalah Adapun Jenis penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian deskriftif kualitatif yaitu
uraian naratif mengenai suatu proses tingkah laku subjek sesuai dengan masalah yang diteliti. Penelitian
ini bersifat penelitian lapangan (field research) karena penelitin dalam hal ini terjun lansung ke lapangan
atau objek peneliti guna mendapat data-data yang valid dan presentatif. Maka dapat penulis simpulkan
bahwa penelitian yang dilakukan oleh peneliti merupakan penelitian field research atau penelitian
lapangan dengan peneliti melakukan pengamatan secara langsung pada fenomena di lapangan.
Sedangkan jenis penelitian yang dilakukan deskriptif kualitatif yaitu mendeskripsikan temuan peneliti di
lapangan berupa kata-kata maupun kalimat. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah: Upaya
yang dilakukan dalam membentuk perilaku filantropi siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Tabanan melalui
pembelajaran PKn diantaranya adalah: Guru PKn membuat perencanaan dengan menyesuaikan RPP dan
Silabus yang ada, (2) Guru PKn melakukan koordinasi dan konsultasi dengan wali kelas, waka kurikulum,
dan kepala sekolah untuk melakukan pengembangan Silabus yang ditujukan untuk meningkatkan perilaku
kepedulian sosial pada siswa, kemudian mencari cari jalan keluar untuk mengatasinya. Sedangkan
kegagalan yang dialami,dapat digantikan dengan cara ataupun metode yang lain. Faktor pendukung dari
upaya guru PKn dalam menanmkan perilaku filantropi pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Tabanan
adalah adanya dukungan dan kerjasama antara guru PKn dengan kepala sekolah, waka kurikulum, dan
wali kelas dalam menanamkan perilaku filantropi pada siswa. Sedangkan faktor yang menjadi penghambat
guru PKn kelas VIII dalam menanmkan perilaku filantropi siswa adalah keterbatasan sarana prasaran
yang mendukung, menjadikan guru hanya dapat menyampaikan metode yang monoton, dan media yang
tidak berfariatif yaitu spidol dan papan tulis, sehingga menimbulkan perasaan bosan pada siswa

Published
2021-08-25