MELESTARIKAN BUDAYA BALI MESURYAK SEBAGAI SUATU TRADISI DI DESA BONGAN KECAMATAN TABANAN, KABUPATEN TABANAN

  • Kade Riki Juliani IKIP Saraswati Tabanan
Keywords: Tradisi Mesuryak

Abstract

Dalam kemajuan ilmu dan teknologi maka ada rasa pesimistis terhadap keberlangsungan dari pada upacara Tradisi Mesuryak ini. Lebih-lebih para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat serta yang berkopeten di desa pakraman khususnya Bongan Gede tidak mampu memberikan makna, nilai serta arti tersendiri terdapat upacar tersebut. Asset budaya inilah awal mula menggunggah keinginan para wisatawan untuk datang ke pulau Bali. Sudah tentu ketika kita membicarakan pariwisata tidak mempunyai budaya yang begitu banyak untuk kita pertontonkan tetapi banyak saran dan perasarana lain yang mesti mendukung sehingga wisatawan betah berwisata di pulau Bali. Oleh sebab itu peneliti sangat tertarik untuk dijadikan bahan penelitian, yang akan membahas masalah penelitian sebagai berikut: 1) Bagaimana latar belakang pelaksanaan tradisi mesuryak di Desa Bongan Tabanan pada saat Hari Raya Kunigan? 2) Mengapa Tradisi Mesuryak dapat eksis di dalam kehidupan masyarakat mederen? 3) Bagaimana fungsi dan makana Tradisi Mesuryak itu? Dalam menkaji permasalahan yang menyangkut Tradisi Mesuryak, penulis meninjau dari ruang lingkup Kebudayaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian, lokasi penelitian, jenis penelitian, data dan sumber data, instrumen penelitian, metode pengumpulan data dengan menggunakan tehnik, wawancara, studi pustaka, serta metode analisis data. Lokasi penelitian ditetapkan di Desa Bongan Tabanan. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat digambarkan tentang tradisi mesuryak di Desa Bongan Tabanan adalah sebagai berikut: Pelaksanaan upacara Tradisi Mesuryak, diawali dengan kegiatan memanggil leluhur terdahulu yang telah tiada. Dan selanjutnya di semayamkan di pura keluarga masing-masing, selanjutnya di aturkan sesajen setiap harinya sampai satu hari kemudian sebelum hari-hari kuningan. Sehingga pada saat hari kunigan setelah sarana dan prasarana telah siap makan dilaksanakanlah upacara Mesuryak ini dengan maksud menghantarkan dan memberi bekal leluhur untuk kembali kealamnya masing-masing. Kesimpulan dan saran yang didapatkan dari hasil penelitian ini, adalah kita sebagai generasi muda, sangat berperan penting untuk menjaga tradisi, yang diwariskan turun-temurun oleh leluhur kita.

Published
2021-08-25