IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DARING PKN TERHADAP AKTIFITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA

  • Beata Mijun IKIP Saraswati
  • Beata Mijun Ni Wayan Sadri Dewa Nyoman Wija Astawa
Keywords: Kata Kunci: Implementasi, Model Pembelajaran, Pembelajaran Daring.

Abstract

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini, yaitu 1) Untuk mengetahui bagaimana mengimplementasikan model pembelajaran daring PPKn Siswa Kelas VIII F SMP N 2 Tabanan. 2) Untuk mengetahui faktor apa saja yang menjadi penghambat dalam implementasi pembelajaran daring PPKn Siswa Kelas VIII F SMP N 2 Tabanan, dan 3) Untuk mengetahui faktor pendukung dalam proses pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 di kelas VIII F SMP Negeri 2 Tabanan.

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Analisis data hasil penelitian diperoleh dari proses mencari dan menyusun secara sistematis, data yang diperoleh dari hasil observasi dan wawancara yaitu pengolahan data,pengumpulan data, .

Hasil penelitian menunjukkan bahwa,1. Implementasi model pembelajaran daring pada kelas VIII F yaitu dengan memanfaatkan beberapa macam jenis aplikasi seperti whatsapp,google form, google meet dan kine master untuk membuat video pembelajaran. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang digunakan yaitu rencana pelaksanaan pembelajaran daring satu lembar sesuai dengan anjuran pemerintah, dan evaluasi yang dilakukan oleh guru tidak hanya melalui aplikasi google meet dan google form saja.Evaluasi yang diberikan juga dapat berbentuk lembar kerja tertulis yang dapat diambil dan dikumpulkan langsung ke sekolah.2. Faktor penghambat dalam mengimplementasikan pembelajaran daring yaitu, kurangnya efektifitas dan efisiensi waktu dikarenakan orang tua siswa yang sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak dapat mendampingi anaknya dalam proses pembelajaran daring,minimnya antusias siswa dalam mengikuti pembelajaran daring yang berdampak pada minimnya pemahaman siswa akan materi yang diberikan oleh guru kepada siswa.3. Adapun faktor pendukung dalam pembelajaran daring tersebut yaitu,sekolah memfasilitasi wifi untuk guru disekolah sebagai sarana untuk memberikan materi pembelajaran daring kepada siswa,dan pemerintah juga memfasilitasi siswa dengan memberikan kuota gratis setiap bulannya.

Published
2021-08-25