PERANAN PERPUSTAKAAN KELILING DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA MASYARAKAT DI KABUPATEN TABANAN

  • Rivantus Santi IKIP Saraswati Tabanan
Keywords: Kata Kunci: Peranan Perpustakaan Keliling; Minat Baca; Masyarakat di Kabupaten Tabanan.

Abstract

Peranan perpustakaan keliling dikaji melalui tiga aspek yaitu fasilitator, mediator, dan motivator. Secara umum, perpustakaan keliling berfungsi sebagai perpustakaan umum yang melayani masyarakat yang tidak terjangkau oleh pelayanan perpustakaan umum. Adapun latar belakang peneliti mengangkat judul ini karena ingin mengetahui bagaimana peranan perpustakaan keliling dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Oleh sebab itu, peneliti melakukan penelitian dengan judul “Peranan Perpustakaan Keliling Dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat di Kabupaten Tabanan”. Penelitian ini dilakukan di dinas perpustakaan umum Kabupaten Tabanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan perpustakaan keliling dalam meningkatkan minat baca masyarakat di Kabupaten Tabanan. Serta untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi layanan perpustakaan keliling di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tabanan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah: Pertama, peranan perpustakaan keliling di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tabanan untuk meratakan layanan informasi dan bacaan kepada masyarakat sampai ke daerah terpencil yang belum atau tidak memungkinkan adanya perpustakaan permanen, membantu perpustakaan umum dalam mengembangkan pendidikan nonformal kepada publik luas, meningkatkan minat baca dan meningkatkan cinta buku pada masyarakat, dan mengadakan kerja sama dengan lembaga masyarakat sosial, pendidikan, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kemampuan intelektual dan kultural masyarakat. Layanan perpustakaan keliling pada dasarnya bersifat terbuka, demokratis, karena perpustakaan keliling melayani semua lapisan masyarakat tanpa membedakan status sosial, budaya, ekonomi, pendidikan, kepercayaan maupun status-status lainnya. Kedua, faktor pendukung layanan perpustakaan keliling di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tabanan mulai dari jenis koleksi yang ditawarkan, layanan yang diberikan pustakawan serta jumlah mobil perpustakaan keliling yang lebih dari cukup. Sedangkan faktor penghambat jadwal keberangkatan yang tidak tepat waktu, jadwal kunjungan di titik lokasi yang sama hanya berlangsung 1 kali dalam sebulan, serta tenaga pelayanan yang berjumlah 3 orang tidak sebanding dengan jumlah armada yang berjalan sebanyak 1 buah mobil layanan perpustakaan keliling.

Published
2021-08-27