IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM UPACARA HANG WOJA (SYUKURAN MUSIM PANEN) DI DESA WATU UMPU

  • stefanus mandela IKIP Saraswati Tabanan
Keywords: Kata Kunci: Implementasi Nilai-Nilai Pancasila, Upacara Hang Woja

Abstract

Kebudayaan merupakan hasil dari seluruh nilai material dan spiritual yang menciptakan dan membentuk suatu tatanan kehidupan masyarakat selama periode sejarah. Upacara Hang Woja (syukuran musim panen) adalah salah satu adat masyarakat Manggarai untuk mensyukuri atas hasil panen yang diperoleh, yang menurut masyarakat Manggarai merupakan hasil pemberian dari Mori Jari Dedek (Tuhan Sang Pencipta). Yang bertujuan untuk menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih kepada Tuhan sebagai pencipta dan pemilik alam semesta, roh leluhur, dan roh alam, atas segala berkat, rahmat, dan perlindungan yang sudah diberikan tersebut selama musim panen. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk (I) mengetahui proses upacara Hang Woja dalam kehidupan masyarakat di Deşa Watu Umpu Kecamatan Welak Kabupaten Manggarai Barat, (2) mengetahui Implementasi Nilai-nilai Pancasila dalam upacara Hang Woja dalam kehidupan masyarakat di Desa Watu Umpu Kecamatan Welak Kabupaten Manggarai Barat. Untuk memperoleh data yang lengkap terhadap Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam upacara Hang Woja (syukuran musim panen) ini, digunakan beberapa teknik pengumpulan data. teknik itü antara lain, observasi, wawancara, dan studi pustaka. Data yang diperoleh dianalisis untuk dibahas secara deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah (a) proses pelaksanaan upacara Hang Woja dilakukan untuk mengucap syukur kepada Tuhan yang Maha Esa, dan dilaksanakan setiap setahun secara turun temurun, (b) Implementasi Nilai-nilai pancasila yang terkandung dalam upacara Hang Woja ini antara lain Nilai Ketuhanan, Nilai Kemanusiaan, Nilai Persatuan, Nilai Kerakyatan, Nilai Keadilan.

 

 

Culture is the result of all material and spiritual values ​​that create and shape an order of people's lives during historical periods. The Hang Woja ceremony (harvesting season celebration) is one of the Manggarai people's customs to be grateful for the harvest obtained, which according to the Manggarai community is the result of a gift from Mori Jari Dedek (God the Creator). Which aims to convey gratitude and gratitude to God as the creator and owner of the universe, ancestral spirits, and natural spirits, for all the blessings, graces, and protections that have been given during the harvest season. The purpose of this study is to (I) find out the process of the Hang Woja ceremony in community life in Deşa Watu Umpu, Welak District, West Manggarai Regency, (2) find out the Implementation of Pancasila Values ​​in the Hang Woja ceremony in people's lives in Watu Umpu Village, Welak District West Manggarai Regency. To obtain complete data on the implementation of Pancasila values ​​in the Hang Woja (harvest season) ceremony, several data collection techniques were used. The techniques include observation, interviews, and literature study. The data obtained were analyzed to be discussed in a qualitative descriptive manner. The results obtained in this study are (a) the process of implementing the Hang Woja ceremony is carried out to give thanks to God Almighty, and is carried out every year from generation to generation, (b) Implementation of Pancasila values ​​contained in the Hang Woja ceremony, among others Divinity Values, Human Values, Unity Values, People's Values, Justice Values.

Published
2021-08-27