• SULUH PENDIDIKAN (Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan)
    Vol 18 No 1 (2020)

    PENGANTAR REDAKSI

             Dunia dihebohkan oleh adanya pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). Covid-19 disinyalir mulai mewabah 31 Desember 2019 di Kota Wuhan Provinsi Hubei Tiongkok yang kemudian menyebar hampir keseluruh penjuru dunia dengan sangat cepat, sehingga WHO tanggal 11 Maret 2020 menetapkan wabah ini sebagai pendemi global. Ribuan orang menjadi korban meninggal. Rumitnya penanganan wabah ini menyebabkan para pemimpin suatu Negara menerapkan kebijakan yang super ketat untuk memutus mata rantai Covid-19. Social distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menjadi suatu kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kebijakan yang ditetapkan pemerintah tentu memiliki dampak, baik positif maupun negartif. Dampak negatifnya dapat dirasakan pada segala aspek kehidupan. Demikian juga pada sektor pendidikan. Keputusan pemerintah yang mendadak mengubah proses pembelajaran di sekolah menjadi di rumah, membuat banyak pihak terkait menjadi kebingungan, timbul kekacauan dalam pelaksanaan karena faktor ketidaksiapan melaksanakan pembelajaran secara daring. Faktor ketidaksiapan pembelajaran daring di antaranya disebabkan oleh kemampuan penguasaan teknologi masih rendah, sarana dan prasarana tidak memadai/terbatas, jaringan internet, serta biaya.

    Pandemi Covid-19 mampu mengubah tatanan kehidupan termasuk pula dunia pendidikan. Namun, para penulis yang berkecimpung dalam dunia pendidikan tidak mandeg untuk meningkatkan diri mencapai profesionalitasnya sebagai pendidik. Mereka tetap menulis dan menggunakan cara-cara terbaik, efektif, inovatif untuk meningkatkan prestasi belajar para siswa dan sudah tentu, tidak melupakan pembentukan karakter siswa.

    Jurnal Suluh Pendidikan (Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan) juga terus berusaha mengembangkan dan meningkatkan kualitasnya menuju terakreditasi. Pada Volume 18 No.1 Juni 2020, Jurnal Suluh Pendidikan (Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan) sudah memiliki DOI dengan Prefiks 10.46444. Pada edisi kali ini, ada lima tulisan berasal dari guru-guru SMA. Jurnal Suluh Pendidikan (Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan) terbitannya dimulai dengan artikel yang berjudul “Model Pembelajaran Kuantum Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Biologi Melalui Group Investigasi Peserta Didik” yang ditulis oleh I Made Sudirta, Guru SMA Negeri 1 Penebel, yang bertujuan untuk ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran kuantum mampu meningkatkan prestasi belajar biologi melalui group investigasi siswa kelas XII MIPA 1 setelah digunakan dalam pelaksanaan proses pembelajaran.

    Tulisan kedua, dari seorang Guru SMA Negeri 1 Tegallalang, I Nyoman Sudana dengan judul artikel “Implementasi Model Pembelajaran Inquiry untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia  tentang Teks Prosedur Siswa SMA Negeri 1 Tegallalang” yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia tentang Teks Presedur melalui implementasi model pembelajaran Inquiri siswa SMA Negeri 1 Tegallalang.

    Dalam artikel ketiga, Dewa Made Jebeg, Guru SMA Negeri 1 Tegallalang, menulis dengan judul “Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Materi Fungsi Komposisi Melalui Pembelajaran Model Kooperatif Tipe Stad Siswa  SMA Negeri  1 Tegallalang”, yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar matematika fungsi komposisi siswa SMA  Negeri  1 Tegallalang melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD.

    Seorang Guru juga dari SMA Negeri  1 Tegallalang, Ni Made Kadek Sartini, menulis dengan judul artikelnya “Penggunaan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan LKS Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Kimia Siswa SMA Negeri 1 Tegallalang”, yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar kimia siswa SMA Negeri 1 Tegallalang melalui penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan LKS.

    Penulis artikel kelima, juga seorang guru, Wayan Sutena dari SMA Negeri 1 Tegallalang, dengan judul artikelnya ”Peningkatan Prestasi Belajar Berbicara Bahasa Inggris Materi talking on the phone melalui metode role play Siswa SMA Negeri  1 Tegallalang”, yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar berbicara bahasa Inggris melalui penggunaan metode Role Play  siswa SMA Negeri 1 Tegallalang.

    Tulisan kolaborasi dari Ni Made Mila Ardani, I Made Aryantha, Gede Ngurah Oka Diputra, Wayan Sudiarta, berjudul “Penerapan Model Pembelajaran Guided Inquiry sebagai Upaya Meningkatkan Aktivitas dan Prestasi Belajar Matematika”, yang bertujuan meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar dalam pembelajaran matematika siswa kelas VII H SMP Negeri 2 Tabanan tahun pelajaran 2018/2019 setelah mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran guided inquiry.

    Tulisan kolaborasi juga dari Luh Indah Permata Sari; Putu Ayu Paramita Dharmayanti; I Nengah Astawa berjudul “Penggunaan Four Corners With Picture Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas VIII SMPN 2 Kuta“, yang bertujuan untuk mengetahui apakah keterampilan berbicara siswa kelas 8 di SMPN 2 Kuta tahun akademik 2019/2020 dapat ditingkatkan melalui penerapan four corners with picture.

    I Made Yasna, Ni Wayan Dian Permana Dewi, I Gusti Agung Handayani, dengan berkolaborasi menulis artikel berjudul “Matematika Dalam Perhitungan Wewaran Pada Sistem Tahun Wuku (Pawukon) Di Bali : Suatu Kajian Pustaka”.

    Satu-satunya artikel berbahasa Inggris ditulis dengan kolaborasi oleh Anak Agung Putu Arsana, I Gusti Agung Putri Wirastuti, Tesalonika Alexanderina Serowero, berjudul “Improving Speaking Skill Of SMP Budi Utama Kerobokan Students Through Inside Outside Circle With Video”, yang tujuan The study of this research was to figure out the improvement of speaking skill of the eighth grade students of SMP Budi Utama Kerobokan in academic year 2019/2020 through inside outside circle with video.

    Sebagai penulis terakhir, Ni Putu Dessy Mayuni Apsari, menulis artikel berjudul “Pengaruh Blended Learning Berbasis Video Pembelajaran Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Ditinjau Dari Tingkat Kecerdasan Logis Siswa”, yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran blended learning berbasis video pembelajaran.

    Dengan online-nya Jurnal Suluh Pendidikan kali ini, kami segenap pengurus Dewan Redaksi Suluh Pendidikan mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kerjasama semua pihak yang telah mendukung kelancaran dan konsistensi penerbitan Jurnal Suluh Pendidikan.

     

     

    Dewan Redaksi

  • Vol 17 No 2 (2019)
    Vol 17 No 2 (2019)

    PENGANTAR REDAKSI
    Dunia pendidikan di Indonesia dihebohkan dangan dipilihnya Nadiem Makariem
    yang bukan seorang guru apalagi guru besar sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
    Satu hal yang sekian banyak statement sebagai Mendikbud, satu hal yang perlu
    digarisbawahi yakni pendidikan karakter menjadi prioritas pemerintah saat ini. Dalam
    sebuah rapat dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Mas Menteri menyatakan,
    bahwa “Pertama, yang terpenting itu pendidikan karakter. Sekarang yang sedang terjadi
    dengan besarnya peran teknologi, kalau pemuda tidak punya karakter, integritas, analisa
    informasi dengan kuat, maka akan tergerus dengan berbagai macam informasi yang tidak
    benar.”
    Oleh karena itu, tema utama dalam Jurnal Suluh Pendidikan Volume 17, Nomor
    2, Desember 2019 ini terkait dengan ajakan Mas Menteri bagi segenap eleman bangsa
    dalam menciptakan kesuksesan, yakni pendidikan karakter.
    Dari sepuluh artikel pada edisi kali ini, ada enam artikel di antaranya yang membahas
    terkait dengan pembelajaran dan pendidikan karakter atau setidak-tidak bersinggungan
    dengan Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) yang bertujuan mencetak
    peserta didik mampu membentuk diri berdasarkan kepada karakter-karakter positif
    masyarakat Indonesia.
    Jurnal Suluh Pendidikan edisi kali ini diawali artikel kolaboratif yang disampaikan
    oleh I Nyoman Adi Susila dan Ni Nyoman Karmini dengan judul artikel “Nilai-Nilai
    Pancasila dalam Cerita Rakyat Bali sebagai Pembelajaran dan Penanaman Karakter
    Bangsa,” yang bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan nilai-nilai Pancasila
    yang terkandung dalam cerita rakyat Bali yang dapat dijadikan pembelajaran dan
    penanaman karakter bangsa.
    Tulisan kedua, disampaikan oleh Made Kerta Adhi, Ni Putu Seniwati, I Ketut
    Ardana dengan artikel “Menyama Braya: Representasi Kearifan Lokal Bali dalam
    Pemertahanan Persatuan Bangsa” dengan tujuan bahwa konsep menyama braya dapat
    mengembalikan nilai-nilai persatuan dan nasionalisme yang terkandung dalam nilai-nilai
    kearifan lokal yang kini termarjinalkan. Menyama braya sebagai salah satu nilai kearifan
    lokal Bali juga diharapkan bagian dari pemertahanan persatuan bangsa.
    “Implementasi Model Problem Based Learning pada Materi Pengaruh Interaksi
    Sosial dan Kebangsaan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP Negeri 1
    Tabanan” adalah artikel ketiga dari karya Wuryati yang mencoba mengimplementasikan
    model pembelajaran problem based learning (PBL) dengan target untuk meningkatkan
    hasil belajar siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Tabanan semester ganjil tahun pelajaran
    2017/2018 khususnya pada materi pengaruh interaksi sosial dan kebangsaan.
    Suluh Pendidikan, 2019, 17 (2)
    vi
    p-ISSN 1829–894X # e-ISSN 2623-1697
    Tiga tulisan berikutnya terkait Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn),
    yakni “Pengaruh Pelaksanaan Program Perbaikan dan Pengayaan Terhadap Prestasi
    Belajar PKN Siswa Kelas IX SMPN 2 Petang” oleh I Wayan Wiryawan, I Wayan
    Kandia, Anak Agung Oka Suciati, dan I Wayan Gata; “Penerapan Metode Make A
    Match dalam Meningkatkan Prestasi Belajar PKN pada Siswa Kelas V SDN 2 Pitera”
    oleh Ni Wayan Suini; dan “Peningkatan Prestasi Belajar PKN Melalui Penerapan Model
    Kooperatif Numbered Head Together (NHT) pada Siswa SDN 2 Pitera” oleh I Wayan
    Sudama. Dari ketiga artikel mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
    tidak dapat dinilai dari aspek cognitif ansich, melainkan harus juga dinilai dari aspek
    affektif, dan psikomotor. Implikasi demikian, pembelajaran Pendidikan Pancasila dan
    Kewarganegaraan tidak hanya dituntut oleh besarnya bahan pembelajaran, tetapi harus
    mampu memenuhi ketiga tuntutan, yakni aspek cognitif ansich, affektif, dan psikomotor
    beserta dengan faktor-faktor yang mempengaruhi proses belajar siswa.
    Dua artikel lainnya terkoneksi dengan pelajaran bahasa datangnya dari tulisan
    Dewa Ayu Putu Artini berjudul “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Thing
    Talk Write (TTW) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia di SDN 1
    Pitera” dan tulisan I Wayan Raiyani berjudul “Model Pembelajaran Make a Match untuk
    Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris dalam Menulis Teks Prosedur di SMP
    Negeri 9 Denpasar.”
    Artikel berjudul “Meningkatkan Prestasi Belajar Pendidikan Jasmani Olah Raga
    dan Kesehatan Melalui Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Siswa SDN 1 Pitera” karya I
    Wayan Sirka mengelaborasi peningkatan prestasi belajar Pendidikan Jasmani Olah Raga
    dan Kesehatan melalui pembelajaran kooperatif jigsaw.
    Pelajaran Matematika penutup edisi Jurnal Suluh Pendidikan kali ini sering
    menjadi ‘momok” bagi peserta didik. Akan tetapi karya I Nyoman Susanta berjudul “Upaya
    Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Penerapan Model Discovery Learning
    Berbantuan Alat Peraga Kubus di SMA,” bereksperimen dengan melalui pembelajaran
    model discovery learning berbantuan alat peraga model kubus yang hasilnya belajar
    matematika siswa meningkat.
    Dengan terbitnya Jurnal Suluh Pendidikan kali ini, kami segenap pengurus
    Redaksi Jurnal Suluh Pendidikan IKIP Saraswati Tabanan mengucapkan terima kasih
    sebesar-besarnya atas bantuan dan kerja sama dengan semua pihak yang telah mendukung
    kelancaran dan konsistensi penerbitan Jurnal Suluh Pendidikan.
    Pemimpin Redaksi

  • Jurnal Suluh Pendidikan Volume 17, Nomor 1, Juni 2019 Vol 17 No 1 (2019)

    PENGANTAR REDAKSI

     

    Hadirnya Jurnal Suluh Pendidikan Volume 17, Nomor 1, Juni 2019 telah genap setahun dalam dua versi, yakni cetak (print) dan daring (on-line). Dengan publikasi cetak dan daring itu sehingga artikel/paper yang isinya terdapat deskripsi dari riset/penelitian para guru dan dosen atau mahasiswa, akan dengan mudah diakses serta diunduh bahkan disitasi oleh masyarakat luas. Sitasi merupakan sebuah penghargaan atau penghormatan terhadap orang lain. Namun, permasalahan yang muncul adalah cara sitasi yang beretika sangat minim diperhatikan. Menggunakan tata cara sitasi yang baik dan beretika adalah mengutip kalimat atau pernyataan orang lain atau dari sumber lain dengan menyebutkan nama orang atau sumber lain tersebut pada tulisan yang sedang dikerjakan. Etika kutipan merupakan aspek yang sangat penting dalam penulisan karya ilmiah, dan merupakan cermin dari integritas, kejujuran, dan keterbukaan di kalangan akademisi atau masyarakat ilmiah di perguruan tinggi.

    Pada edisi kali ini, Jurnal Suluh Pendidikan menghadirkan sepuluh artikel dari berbagai disiplin keilmuan. Sebagai artikel pembuka, yakni “Penilaian Kemampuan Siswa dalam Menulis Paragraf Deskriptif Menggunakan Picture-Stimulated Writing Test” karya bersama Ni Putu Priska Purnama Dewi dan Putu Ayu Paramita Dharmayanti. Artikel ini dimaksudkan untuk mengetahui pencapaian kemampuan menulis siswa kelas VIII SMP Dwijendra Denpasar di tahun akademik 2018/2019, yang dinilai dengan menggunakan picture-stimulated writing test.

    Artikel kedua, “Strategi Perubahan Konseptual dengan Bimbingan Supervisi Klinis Mahasiswa PPL Prodi Pendidikan Matematika di SMP Negeri 3 Tabanan” juga karya bersama, yakni Ida Bagus Anom Sutanaya, I Wayan Nayun, I Wayan Sudiarta, dan Gede Ngurah Oka Diputra. Para penulis yakin bahwa akan meraih dua keuntungan sekaligus dalam Strategi Perubahan Konseptual dengan Bimbingan Supervisi Klinis Mahasiswa PPL, yakni menerapkan inovasi pembelajaran dan menerapkan pendekatan bimbingan klinis dalam membimbing mahasiswa.

    I Gusti Agung Putri Wirastuti dan Anak Agung Putu Arsana sebagai penulis artikel ketiga, mengetengahkan “Menilai Pemahaman Membaca Siswa Kelas Delapan SMPN 2 Manggis Melalui Cloze Task” dengan menitikberatkan untuk mengukur kemampuan pemahaman membaca siswa kelas delapan SMPN 2 Manggis dengan menggunakan prosedur cloze task.

    Hadirnya gadget telah merangsek daya baca dan tulis di kalangan anak-anak “zaman now” sehingga perlu terobosan untuk mengatasinya. Ni Nyoman Karmini, Desak Nyoman Alit Sudiarthi, dan Ni Made Sueni dengan artikel berjudul “Strategi Menumbuhkan Budaya Menulis Siswa: Suatu Kajian Pustaka” mencoba menawarkan salah satu solusi membentengi ketergantungan anak atau usia sekolah terhadap gadget.

    Artikel keenam, berjudul “Kontribusi Nilai-Nilai Sosial Budaya Terhadap Kreativitas Belajar Siswa SMP Negeri 1 Selemadeg Timur” disampaikan secara kolaboratif oleh I Ketut Sukanta, I Ketut Ardana, Dewa Subrata, dan I Made Arianta. Ada tiga poin yang dapat dihasilkan dari penelitian ini, yaitu (1) derajat hubungan nilai-nilai sosial budaya terhadap kreativitas belajar siswa, (2) kontribusi nilai-nilai sosial budaya terhadap kreativitas belajar siswa, dan (3) signifikansi hubungan nilai-nilai sosial budaya dengan kreativitas belajar siswa di SMP Negeri 1 Selemadeg Timur.

    Hasil penelitian kolektif, antara lain Ni Wayan Ekayanti, Gusti Ayu Dewi Setiawati, I Made Diarta, dan C.S. Murdo Yuwono, Dewa Ayu Puspawati hadir dengan tema “Implementasi Lesson Study untuk Membangun Komunitas Belajar di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Mahasaraswati Denpasar” bertujuan untuk membentuk komunitas belajar di program studi pendidikan biologi dengan mengimplementasikan lesson study dalam kegiatan pembelajaran.

    Satu-satunya artikel berbahasa Inggris disampaikan oleh Gusti Ayu Gede Sukraningsih dan Ni Made Sueni yang mengangkat tema, “Character Education Practice in English Learningt to The Students of SMA Negeri 4 Denpasar.”

    Artikel berjudul ”Desain Pembelajaran Perkalian Bilangan Cacah dengan Equal Groups Menggunakan Alat Peraga Dakon Bagi Siswa Kelas II SD untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep” karya Ni Made Serma Wati merupakan penelitian yang menekankan pada pemahaman konsep tentang operasi perkalian dan mengkonversinya ke dalam bentuk penjumlahan menggunakan bantuan alat peraga dakon (teori pembelajaran lokal materi perkalian).

    Tulisan kesembilan oleh Putu Ayu Kusuma Dewi dan Dewa Nyoman Oka berjudul “Peran Problem Based Learning dalam Upaya Peningkatan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Pada Pembelajaran IPA: Suatu Kajian Pustaka” yang bertujuan untuk mendeskripsikan peran Problem Based Learning dalam upaya peningkatan keterampilan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IPA.

    Artikel berjudul “Karakteristik Tes Prestasi Belajar Model Campuran Dikotomus Dan Politomus Generalized Partial Credit Model (GPCM) oleh Anak Agung Purwa Antara, I Made Yasna, Ni Wayan Dian Permana Dewi, dan I Made Maduriana merupakan tulisan penutup pada edisi kali ini.

    Perjalanan panjang Jurnal Suluh Pendidikan yang selalu hadir di tangan para pembaca, tidak lain karena peran yayasan, pimpinan kampus, dan kerja sama internal kami yang solid dalam menangani jurnal, baik yang cetak maupun daring serta para kontributor yang dengan “ikhlas” menyampaikan tulisan-tulisannya dalam Jurnal Suluh Pendidikan Volume 17, Nomor 1, Juni 2019, pada kesempatan kali ini kami dari jajaran redaksi mengucapkan banyak terima kasih.

     Redaksi

  • Suluh Pendidikan Vo.16 No. 2 Tahun 2018 Vol 16 No 2 (2018)
    PENGANTAR REDAKSI

    Jurnal Suluh Pendidikan Volume 16, Nomer 2, Desember 2018 terasa special karena secara resmi telah menggunakan Internatinal Standart Number Series (ISSN) versi elektronik (e) sebagai pelengkap ISSN versi print (p) atau cetak yang telah diproses pengajuannya sejak edisi sebelumnya. Makna penggunaan e-ISSN lebih mengafdolkan penggunaan secara daring (online) melalui program Online Journal System (OJS) yang dimiliki oleh Jurnal Suluh Pendidilan dengan alamat laman http://jurnal.ikipsaraswati.ac.id sehingga memungkinkan penyebaran atau desiminasi yang lebih luas dan meningkatkan serta memudahkan sitasi di kalangan akademik.

    Jurnal Suluh Pendidikan edisi kali ini berpijak pada artikel kolaboratif yang disampaikan oleh Dewa Nyoman Oka; Ni Nyoman Serma Adi; I Gusti Ayu Nova Dwi Marhaeni dengan judul artikel “Pengaruh Pembelajaran IPA Berbantuan Video Edukasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP,” dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan kemampuan berpikir kreatif siswa kelompok A1 dan A2 terhadap materi pelajaran IPA dengan thit sebesar 7.894 dan signifikansi (p<0,05).

    Artikel kedua, disampaikan oleh Ni Made Wersi Murtini, I Komang Budiarta, Ni Wayan Krismayani dengan artikel “Respons Siswa Terhadap Penerapan Teknik Pembelajaran Peer Learning Dengan Media Postcard dalam Menulis” yang secara umum hasilnya diketahui bahwa siswa memberikan respons yang sangat baik terhadap penerapan teknik yang digunakan tersebut dalam kegiatan menulis.

    Ni Wayan Dian Permana Dewi sebagai penulis ketiga menyampaikan tulisan yang berjudul “Penggunaan Software Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Marga” dengan titik tekan bahwa penggunaan software pembelajaran matematika mampu meningkatkan minat belajar siswa.

    “Concept Attainment Model untuk Meningkatkan Kemampuan Memahami Bentuk Keputusan Bersama dalam Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar” merupakan judul artikel keempat yang disuguhkan oleh Ni Ketut Mas Astuti seorang guru SD Negeri 8 Kediri, Tabanan.

    Artikel kelima adalah “Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw dalam Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar PKN pada Siswa SMPN 3 Gianyar” karya I Made Sukaja yang menegaskan bahwa impelmentasi tindakan pembelajaran melalui model pembelajaran Kooperatif jigsaw dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam pelajaran PKN dan meningkatkan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran.

    Menarik untuk disimak pada edisi kali ini artikel kenam hingga kesepuluh mengambil studi kasus penelitiannya di Ubud, Gianyar, yakni Ida Ayu Puspawati mengetengahkan hasil penelitianya, yakni “Implementasi Model Pembelajaran Problem Solving Sebagai Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Seni Budaya pada Siswa SMP Negeri 2 Ubud; Ni Wayan Sadi yang menulis tentang “Implementasi Pendekatan Kontekstual Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika SMP Negeri 2 Ubud,” I Nyoman Suarka yang mengulas “Implementasi Model Batu Pijar Dalam Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa SMP Negeri 2 Ubud,” dan I Wayan Sukayasa dengan artikel yang berjudul “Penerapan Model Pembelajaran Ekspository untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPS Siswa SMP PGRI Gianyar 3 Ubud.” Keempat tulisan yang beragam keilmuan ini terangkai sebagai penutup edisi Jurnal Suluh Pendidikan ini.

    Bantuan dan kerja semua dengan semua pihak yang telah mendukung kelancaran dan konsistensi penerbitan Jurnal Suluh Pendidikan perlu mendapat apresiasi setinggitingginya termasuk didalamnya para kontributor edisi kali ini. Oleh karena itu, kami segenap pengurus Redaksi Jurnal Suluh Pendidikan IKIP Saraswati Tabanan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya.

    Pemimpin Redaksi

  • Vol 16 No 1 (2018)

    PENGANTAR REDAKSI

    Jurnal Suluh Pendidikan kembali hadir edisi kali ini dengan penambahan ISSN online (e-issn) didukung pula dengan desiminasi melalui Online Journal System (OJS). Upaya melengkapi e issn dan OJS merupakan komitmen kami dalam meningkatkan kualitas Jurnal Suluh Pendidikan yang telah disampaikan edisi sebelumnya sehingga Jurnal Suluh Pendidikan dapat diakses dari mana pun dan kapan pun. Akan tetapi, kami segenap pengelola puas sampai di sini, kami tetap ingin terus meningkatkan pelayanan yang lebih baik ke depannya.

    Jurnal Suluh Pendidikan pada edisi kali ini, kebanjiran naskah atau tulisan dari kalangan penulis eksak terutama bidang matematika. Setelah melalui seleksi, ada lima naskah atau tulisan bidang matematika yang layak dimuat pada edisi kali ini, yakni.

    1. “Permainan Matematika Sederhana Sebagai Alternatif Pembelajaran yang Menyenangkan (Sebuah Kajian Pustaka)” oleh Ni Wayan Dian Permana Dewi.
    2. “Mengenal Himpunan Kabur (Fuzzy Set) dalam Pembelajaran Matematika: Suatu Kajian Pustaka” oleh I Made Yasna.
    3. “Penerapan Matematika Veda Dalam Operasi Hitung” oleh Gede Ngurah Oka Diputra dan I Wayan Sudiarta.
    4. “Vertical Equating Skor Tes Dengan Penskalaan Dikotomus Pada Pelajaran Matematika di SMP Negeri 1 Marga” oleh Anak Agung Purwa Antara.
    5. “Efektivitas Metode Inkuiri Terbimbing Berbantuan LKS untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika (Kajian Pustaka)” oleh Ni Putu Seniwati dan I Wayan Nayun.

    Dari banyaknya artikel bidang matematika yang mendomonasi quota edisi kali ini, boleh dibilang temaktik utama dalam penerbitan Jurnal Suluh Pendidikan ini adalah Matematika dalam ranah pendidikan.

    Satu artikel terkait masih di bidang eksak, yakni Kebun Sekolah Sebagai Laboratorium Alami Untuk Pembelajaran IPA: Mengenalkan Nama Ilmiah Tanaman dalam Kehidupan Sehari-hari yang ditulis secara kolaboratif oleh Ni Wayan Ekayanti, Dewa Ayu Puspawati, Ni Wayan Arni Sardi, yang mana dari riset tersebut hasilnya menunjukkan bahwa kemampuan yang dimiliki siswa dalam mengidentifikasi nama ilmiah tumbuhan yang tumbuh di kebun sekolah mengalami perubahan ke arah yang positif.

    Artikel dari bidang seni budaya berjudul “Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Seni Budaya Melalui Penerapan Model Pembelajaran Inquiri Pada Siswa SMP Negeri 2 Ubud” karya I Made Regung ini menunjukkan bahwa dengan model pembelajaran Inquiri bidang seni budaya prestasi belajar siswa meningkat.  Artikel ketujuh karya bersama, yakni Nurhidayah, Ni Nyoman Karmini, I Nyoman Suaka dengan judul artikel “Unsur Intrinsik Roman Salah Asuhan Karya Abdoel Moeis.”Sebuah karya klasik yang ternyata masih layak dianalisis dari sisi akademiknya.

    Masih membahas pola asuh kekinian pada anak disampaikan oleh I Ketut Sukanta dengan artikel berjudul ‘Nilai-Nilai Pola Asuhan Orang Tua Yang Mendorong Daya Kreativitas Anak” ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis pola asuhan orang tua; dampaknya terhadap perilaku anak; karakteristik pribadi kreatif, dan nilai pola asuhan yang dapat menumbuhkembangkan daya kreativitas anak.

    Sebagai artikel pamungkas adalah “Usaha-Usaha Meningkatkan Kegemaran Membaca Siswa Sekolah Dasar (Studi Kepustakaan)” karya Ni Made Sueni. Meskipun sebatas studi pustaka, tetapi mempunyai arti penting selain langkanya kepustakaan yang berisi informasi tentang pengajaran membaca khususnya di Sekolah Dasar, terutama yang bersifat praktis, sudah semakin dirasakan dewasa ini. Juga bagian dari mendukung berbagai upaya untuk meningkatkan minat dan kemampuan membaca siswa Sekolah Dasar tidak pernah pudar digalakkan oleh masyarakat maupun pemerintah. Dengan “pembabakan” bidang eksak sebagai pembuka urutan penyampaian artikel yang dimuat pada edisi ini tidak bermaksud mengeksklusifkan salah satu bidang ilmu dalam pendidikan. Selain masalah porsi yang ditampilkan, selebihnya secara substansi bobot masing-masing ilmu sama kedudukannya di mata akademik. Jurnal Suluh Pendidikan ini selalu hadir dengan komitmen tinggi karena tidak lepas dari dukungan dari berbagai pihak yang selama ini, yakni pihak Yayasan Perguruan Rakyat Saraswati, Rektor IKIP Saraswati, semua pihak yang terlibat, baik langsung maupun tidak langsung, dan konstribusi penulis tentunya. Selamat membaca!

    Redaksi

1 - 5 of 5 items