MATEMATIKA DALAM PERHITUNGAN WEWARAN PADA SISTEM TAHUN WUKU (PAWUKON) DI BALI : SUATU KAJIAN PUSTAKA

  • I Made Yasna IKIP Saraswati
  • Ni Wayan Dian Permana Dewi IKIP Saraswati
  • I Gusti Agung Handayani IKIP Saraswati
Keywords: tahun, wuku dan wewaran

Abstract

Walaupun banyak yang mengatakan pelajaran matematika itu sulit, namun tidak dapat
dipungkiri bahwa matematika mempunyai banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satunya adalah dalam menentukan wewaran dalam sistem tahun wuku di Bali.
Perhitungan pada sistem tahun wukutidak mengacu pada peredaran benda-benda angkasa,
tetapi tahunnya berdasarkan pada sistemnya sendiri, tanpa tergantung pada tahun surya
atau tahun candra. Satu tahun wuku lamanya 420 hari, terdiri dari 30 wuku (210 hari)
dikalikan 2. Setiap wuku lamanya 7 hari, terhitung dari Redite, Coma, Anggara, Buda,
Wrhaspati, Sukra, dan Saniscara. Sebulan dalam tahun wuku dibangun dari 5 wuku. Jadi 1
bulan dalam tahun wuku lamanya 35 hari, diperoleh dari mengalikan 7 hari dengan 5 wuku.
Satu peredaran wuku(30 wuku) termasuk 6 bulan dalam tahun wuku, 6 bulan ini diperoleh
dari mengalikan jumlah hari dalam sewuku dengan jumlah wuku (7 hari × 30 wuku = 210
hari ). Dengan demikian 1 tahun wuku terdiri dari 2 kali peredaran wuku, yakni 7 hari ×30
wuku× 2 = 420 hari. Keterkaitan wuku dan wewaran dalam sistem tahun wuku ditentukan
oleh perhitungan matematis. Dalam perhitungan wewaran ini diperlukan nomor wuku dan
nilai/uripnya,terutamamenentukan rumus untuk mencari Tri Wara hingga Sanga
Wara.Sedangkan nilai/urip Panca Wara dan Sapta Wara akan sangat berguna dalam
menentukan Eka Wara, Dwi Wara, danDasa Wara.

Published
2020-06-27