MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW DALAM MATA PELAJARAN SEJARAH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI

  • rafael ra mone IKIP Saraswati
Keywords: Kata Kunci: Pembelajaran jigsaw sejarah, Motivasi dan prestasi Belajar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan siklus penelitian mengacu pada model Kemmis dan Mc Taggart. Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif dan partisipatif. Peneliti bertindak sebagai perancang tindakan, sedangkan guru bertindak sebagai pelaksana tindakan. Penelitian ini berlangsung dalam tiga siklus. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Kualitatif dan Analisis Kuantitatif. Hasil penelitian pembelajaran Jigsaw di kelas VIII dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa. Pada siklus I jumlah siswa yang hadir sebanyak 33 siswa dan motivasi dan prestasi belajar siswa pada siklus I sebesar 61,49 %. Pada siklus II motivasi belajar siswa meningkat menjadi sebesar 71,21 %. Sehingga terjadi peningkatan persentase motivasi dan prestasi belajar siswa sebesar 9.72 %. Pada siklus III motivasi belajar siswa mengalami peningkatan menjadi sebesar 84,60 %. Sehingga pada siklus III terjadi peningkatan persentase minat dan prestasi belajar siswa sebesar 13,39 %.  Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan model pembelajaran teknik Jigsaw ini, antara lain: waktu yang terbatas, pengawasan siswa yang kurang menyeluruh, kondisi kelas yang tidak kondusif selama diskusi. Penerapan Jigsaw  dalam pembelajaran sejarah di SMP MTs RAUDLOTUL HUFFADZ mempunyai kelebihan, yaitu dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa sehingga siswa dapat lebih aktif dalam pembelajaran.

Published
2020-12-07