MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW II UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

  • andreas deta bulu IKIP Saraswati
Keywords: Kata Kunci: Teknik Jigsaw II, Pembelajaran PKN, Minat dan prestasi Belajar

Abstract

Model pembelajaran kooperatif teknik Jigsaw II . (2) Untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam pembelajaran kooperatif teknik Jigsaw II . (3) Untuk mengetahui kelebihan dari pembelajaran kooperatif teknik Jigsaw II . Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan siklus penelitian mengacu pada model Kemmis dan Mc Taggart. Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif dan partisipatif. Peneliti bertindak sebagai perancang tindakan, sedangkan guru bertindak sebagai pelaksana tindakan. Penelitian ini berlangsung dalam tiga siklus. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Kualitatif dan Analisis Kuantitatif. Hasil penelitian pembelajaran kooperatif teknik Jigsaw II di kelas VII dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa. Pada siklus I jumlah siswa yang hadir sebanyak 33 siswa dan minat dan prestasi belajar siswa pada siklus I sebesar 61,49 %. Pada siklus II minat belajar siswa meningkat menjadi sebesar 71,21 %. Sehingga terjadi peningkatan persentase minat dan prestasi belajar siswa sebesar 9.72 %. Pada siklus III minat belajar siswa mengalami peningkatan menjadi sebesar 84,60 %. Sehingga pada siklus III terjadi peningkatan persentase minat dan prestasi belajar siswa sebesar 13,39 %. Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan model pembelajaran kooperatif teknik Jigsaw II ini, antara lain: waktu yang terbatas, pengawasan siswa yang kurang menyeluruh, kondisi kelas yang tidak kondusif selama diskusi. Penerapan teknik Jigsaw II dalam pembelajaran PKN di SMP N 3 Tabanan mempunyai kelebihan, yaitu dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa sehingga siswa dapat lebih aktif dalam pembelajaran.

Published
2020-12-07