STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SEJARAH

  • agustina emilian IKIP Saraswati
Keywords: Kata Kunci : Student Team Achievement division (STAD), Prestasi Belajar, Pelajaran Sejarah

Abstract

ABSTRAK

 

Sesuai dengan amanat dari Undang-Undang Dasar 1945, bahwa setiap warga Negara berhak untuk mendapatkan pengajaran atau pembelajaran, oleh karena itu, maka dilaksanakan system pendidikan nasional. Kualitas pembelajaran tergantung dari system pendidikan yang memadai terutama guru yang menjadi pembimbing dan pengajar dalam kegiatan pembelajaran. Model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) merupakan salah satu strategi belajar yang diharapkan mampu mengefektifitaskan proses belajar mengajar dimana pembelajaran berlangsung dengan kegiatan berdiskusi kelompok sehingga siswa bisa belajar berkerja secara team dan bisa mendapatkan pengetahuan dari teman kelompoknya, bukan hanya dari gurunya saja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab permasalahan dalam penelitian, yaitu apakah model pembelajaran Adapun subjek dari penelitian ini adalah para siswa kelas VIII A MTA Al-Amin Tabanan yang berjumlah 21 orang. Adapun teknik pengumpulan data dari penelitian ini berupa pengumpulan data primer dan pengumpulan data sekunder, pengumpulan data primer meliputi (1) observasi yaitu observasi langsung dan tidak langsung, (2) metode wawancara atau interview, sedangkan teknik pengumpulan data sekunder yang merupakan data yang diambil dari dokumen sekolah.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh simpulan bahwa : prestasi belajar sejarah siswa sebelum menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement division (STAD) masih sangat jauh di bawah KKM atau masih dalam kategori kurang sedangkan setelah diterapkan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) prestasi belajar siswa meningkat dan kegiatan belajar mengajar sudah berjalan dengan lancar. Kemudian diajukan saran yakni : hendaknya dalam kegiatan KBM, guru hendaknya jangan terlalu banyak menggunakan metode ceramah karena siswa harus aktif dikelas dan bisa menyampaikan pendapat dan pertanyaannya.

 

ABSTRACT

 

In accordance with the mandate of the 1945 Constitution, that every citizen has the right to receive teaching or learning, therefore, a national education system is implemented. The quality of learning depends on an adequate education system, especially teachers who become mentors and instructors in learning activities. The Student Team Achievement Division (STAD) learning model is one of the learning strategies that is expected to be able to streamline the teaching and learning process where learning takes place with group discussion activities so students can learn to work in teams and can gain knowledge from their group friends, not just from the teacher. The purpose of this study was to answer the problem in the study, namely whether the learning model The subjects of this study were students of class VIII A MTA Al-Amin Tabanan, amounting to 21 people. The data collection techniques of this study in the form of primary data collection and secondary data collection, primary data collection includes (1) observation, namely direct and indirect observation, (2) interview or interview methods, while secondary data collection techniques are data taken from school documents. Based on the results of data analysis, it was concluded that: student's historical learning achievement before using the Student Team Achievement Division (STAD) learning model is still very far below the KKM or still in the inadequate category whereas after applying the Student Achievement Division (STAD) learning model student learning increases and teaching and learning activities are proceeding smoothly. Then a suggestion is proposed: in the teaching and learning activities, teachers should not use too much lecture method because students must be active in class and be able to express their opinions and questions.

Published
2020-12-16